Berakhir Seri, Argentia Di Posisi Kritis Untuk Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2018

Meski tampil dominan, Argentina bermain imbang 1-1 di kandang saat melawan Venezuela yang lebih lemah di babak kualifikasi Piala Dunia. Laga Selasa lalu, Argentina ditahan dengan skor imbang satu sama untuk apa yang mungkin terbukti bakal menjadi resiko untuk lolos kualifikasi Piala Dunia.

Tuan rumah mendominasi di Buenos Aires, namun sangat tertinggal di awal babak kedua saat pemain Venezuela, Jhon Murillo menyerang. Tim nasional Venezuela yang berada di urutan terbawah zona CONMEBOL, terus bertahan sepanjang waktu, namun Argentina berhasil melakukan respon cepat melalui gol bunuh diri Rolf Feltscher.

Tetapi, para pemain asuhan Jorge Sampaoli tidak dapat mencetak gol yang kedua, setelah berhasil dihalau sepanjang babak pertama oleh kiper Venezuela, Wuilker Farinez.

Sebuah cedera urat lutut yang dialami Angel Di Maria di babak pertama membuat Argentina semakin sulit menghasilkan gol, sementara itu Lionel Messi sendiri tidak dapat menghasilkan dampak yang besar.

Hasil seri tersebut sudah cukup untuk setidaknya mengangkat Argentina ke posisi kelima – babak play-off – sembari menuju ke dua pertandingan terakhir di bulan Oktober.

Sampaoli membuat tiga perubahan di awal pertandingan yang diadakan di Uruguay, dengan Javier Mascherano, Ever Banega dan Lautaro Acosta menggantikan Gabriel Mercado, Lucas Biglia dan Marcos Acuna.

Hasil imbang 0-0 juga didapat pelatih Venezuela, Rafael Dudamel saat melawan Kolombia, di mana ia membawa Arquimedes Figuera, Junior Moreno dan Murillo untuk Tomas Rincon, Josef Martinez dan Darwin Machis.

Argentina tampil luar biasa di depan kerumunan penonton tuan rumah yang bergemuruh, hampir memimpin pada menit keempat.
Mascherano memainkan umpan bagus untuk Mauro Icardi, namun berhasil dihadang oleh aksi Farinez dalam duel satu lawan satu.

Pada menit ke-25, Argentina mendapat pukulan besar, di mana mereka kehilangan Di Maria karena cedera urat lutut, sebelum Paulo Dybala melepaskan tembakan yang melebar samping.

Kiper Venezuela, Farinez dipanggil untuk beraksi lagi sebelum jeda, pemain berusia 19 tahun itu menyelam ke kanan untuk menyingkirkan tendangan 20 yard dari Messi.
Argentina terus mendominasi, namun mereka mulai tertinggal di menit ke-50.

Sebuah serangan balik dilancarkan oleh John Jairo Murillo yang dibantu Sergio Cordova, dan pemain berusia 21 tahun itu tidak melakukan kesalahan dan menghasilkan gol yang bagus dan memberi kejutan yang membuat timnya unggul.

Argentina membutuhkan tanggapan yang cepat dan mereka mendapatkannya, pengganti Acuna – Di Maria – melakukan dengan cemerlang masuk ke zona kiri sebelum umpan silangnya diubah menjadi gol bunuh diri oleh Feltscher.

Tags:

Comments

Leave a reply