Chelsea Meminta Maaf Sekali Lagi Kepada Rakyat China dan Menegur Kenedy dengan Keras Serta Mendisiplinkan Dirinya

Pemain Chelsea yang berasal dari Brazil ini menyebabkan kemarahan publik di China setelah memuat postingan yang diskriminatif dan memunculkan rasa marah di halaman Instagramnya. Klub sepakbola Chelsea yang dikenal dengan panggilan “The Blues” telah mengeluarkan permintaan maaf secara resmi atas kejadian ini.

Chelsea mengeluarkan pernyataan bahwa Kenedy telah “ditegur dengan keras dan didisiplinkan” atas postingan yang dibuatnya di media sosial dan menyebabkan kemarahan publik di China. Kenedy dihujani kritik atas 2 video yang dimuat oleh dirinya ke halaman Instagramnya selama tur pra-musim Chelsea di negara tersebut. Postingan tersebut dianggap menyinggung hati para penggemar Chelsea di China dan Kenedy dicemooh oleh sebagian besar penonton saat timnya menang dengan skor 3-0 atas Arsenal di Beijing pada hari sabtu (22/7).

Pemain dari Brazil yang berusia 21 tahun tersebut meminta maaf melalui postingan lain di instagram dan menghapus postingan sebelumnya yang kontroversia. Chelsea sebelumnya telah menyatakan permintaan maaf resmi melalui platform media sosial China mereka. Dan sekarang klub tersebut kini melangkah lebih jauh dengan mengeluarkan permintaan maaf tertulis yang lain.

“Klub sepakbola Chelsea amat menghargai rasa hangat dan keramahan yang diberikan para penggemar Chelsea di Stadion Nasional China pada tanggal 22 Juli. Namun, kami terkejut dan kecewa bahwa salah seorang pemain muda kami yang bernama Kenedy telah memposting 2 pesan di media sosialnya satu hari sebelum pertandingan. Postingan tersebut menyinggung dan melukai perasaan penduduk China, “demikian isi pernyataan resmi tersebut.

“Meski dia dengan cepat menghapus pesan tersebut serta meminta maaf, dan klub juga telah meminta maaf melalui saluran media sosial China kami, namun ini semua sudah terlanjur terjadi. Klub Sepak Bola Chelsea sekali lagi meminta maaf dengan sungguh-sungguh dan tulus.

“Tindakan Kenedy adalah kesalahan besar yang akan menjadi pelajaran berharga bagi dirinya. Perilakunya tidak mewakili keseluruhan tim dan tidak sesuai dengan peraturan ketat yang diberlakukan oleh klub kepada para para pemain muda. Ia telah ditegur dengan keras dan didisiplinkan.

“Semua orang di klub sepakbola Chelsea sangat menghormati dan mengagumi negara China serta mencintai penggemar kami di China. Dampak negatif yang kami lihat selama dua hari terakhir ini membuat kami merasa terkejut dan sedih. Kami sekali lagi meminta maaf dengan tulus atas rasa luka yang terjadi pada para penggemar kami di China kita dan juga warga negara China.

“Pertandingan tersebut merupakan ajang pertukaran budaya yang hebat antara negara China dan Inggris dan klub Chelsea sangat berterima kasih kepada China atas keramahan yang ditunjukkan dan membuat kita semakin dekat dalam hubungan pertemanan. Kami sangat berharap dapat membangun hubungan kerja sama yang kuat dan lebih lanjut di masa depan dengan para penggemar dan teman kami di China.

“Kami meminta maaf kepada semuanya dengan sangat tulus. Kami telah mendengarkan kritik dengan seksama dan akan menggunakan pelajaran yang didapatkan selama dua hari terakhir untuk memperbaiki diri kami di masa depan.”

Comments

Leave a reply