Federasi Sepakbola Turki Menunjuk Mircea Lucescu sebagai Pelatih Tim Nasional Turki yang Baru

Federasi Sepakbola Turki (TFF) mengumumkan bahwa Mircea Lucescu telah ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Turki yang baru. Pelatih yang berasal dari negara Rumania tersebut yang sebelumnya melatih tim Liga Primer Rusia, Zenit Saint Petersburg akan menggantikan posisi Fatih Terim.

Federasi Sepakbola Turki (TFF) mengumumkan bahwa mereka telah berpisah dengan Terim dalam sebuah pernyataan yang mengatakan: “Beberapa isu yang tidak berhubungan dengan sepakbola telah memisahkan pelatih tim nasional Turki Fatih Terim dan manajemen Federasi Sepakbola Turki. Kedua belah pihak sepakat bahwa akan lebih baik bagi kedua belah pihak untuk berpisah. “

Lucescu adalah kapten tim nasional Rumania di Piala Dunia FIFA Meksiko tahun 1970. Ia dikenal bertanggung jawab melatih klub sepakbola Shakhtar Donetsk selama 12 tahun masa jabatan. Klub sepakbola Shakhtar Donetsk berhasil memenangkan delapan gelar Liga Utama Ukraina dan Piala UEFA 2009 dalam periode tersebut.

Lucescu juga mengalami kesuksesan sebagai pelatih di Turki dengan membawa klub sepakbola Galatasaray memenangkan Liga Super Turki dan Piala UEFA 2000. Selain itu ia juga pernah membawa klub sepakbola Besiktas mencapai kesuksesan di kompetisi liga domestik Turki.

Pelatih berusia 72 tahun ini mengambil alih tim nasional Turki yang telah memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir mereka. Tim nasional Turki saat ini menempati posisi ketiga di Grup I dalam perjalanan melewati babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Tim nasional Turki berada di belakang tim nasional Kroasia yang menjadi pemimpin klasemen dan tim nasional Islandia yang berada di uruttan kedua.

Tim nasiona Turki akan menghadapi pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 yang menentukan di bulan September. Mereka akan bertandang ke Ukraina untuk melawan negara yang berada di posisi keempat Grup I tersebut. Turki akan menjadi tuan rumah tiga hari kemudian dalam pertandingan melawan tim nasional Kroasia yang memimpin klasemen.

 

Comments

Leave a reply