Jorge Sampaoli Melakukan Perubahan di Tim Nasional Argentina Menghadapi Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 Rusia

Jorge Sampaoli memulai debutnya sebagai pelatih tim nasional Argentina di kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 Rusia pada hari Kamis ini setelah memimpin dua pertandingan persahabatan. Ini akan menjadi baptisan api bagi tim nasional Argentina. Tim yang berjuluk “La Albiceleste” ini menempati urutan kelima dalam klasemen dan membutuhkan banyak poin jika ingin mengklaim satu dari empat tiket langsung ke Piala Dunia FIFA 2018 Rusia 2018. Jorge Sampaoli akan membawa timnya bertandang ke Uruguay untuk mewujudkan impian ini.

Sampaoli menjadi pelatih tim nasional Argentina pada tanggal 31 Mei yang mengakibatkan ia hanya memiliki waktu singkat bekerja sama dengan para pemain di timnya sebelum pertandingan persahabatan di bulan Juni melawan Brasil dan Singapura. Sejak saat itu satu-satunya kontak yang dilakukan oleh dirinya dengan mereka adalah dalam perjalanan yang dia lakukan ke Eropa dan pertemuan tatap muka di Buenos Aires.

Sampaoli bisa dimaafkan karena hanya melakukan sedikit perubahan dalam tim yang sebagian besar tidak berubah dalam beberapa tahun terakhir mengingat kurangnya waktu yang tersedia baginya dan posisi Argentina yang lumayan sulit di klasemen. Namun, dia telah memutuskan untuk membuat terobosan dalam menyusun rencana menghadapi 2 pertandingan penting melawan Uruguay dan Venezuela.

Kiper Gawang

Tiga orang dipilih untuk menjaga gawang, yaitu Sergio Romero, Nahuel Guzman dan Geronimo Rulli. Romero dan Guzman ikut bermain di pertandingan persahabatan pada bulan Juni. Romero yang merupakan kiper Manchester United telah membela negaranya sejak tahun 2009 dan tetap akan mengenakan kaos nomor 1 di tim nasional Argentina.

Pertahanan

Pilihan Sampaoli adalah menggunakan pertahanan tiga pemain yang terakhir digunakan secara reguler di era Marcelo Bielsa (1998-2004), meskipun ia mungkin memilih untuk menempatkan empat pemain di belakang. Dalam hal ini perubahan terbesar akan terjadi dengan menempatkan Javier Mascherano atau tidak di lini belakang.

Meskipun Mascherano tampil sebanyak 136 kali dengan baik di lini tengah sejak debut internasionalnya pada tahun 2003, Sampaoli menganggapnya lebih cocok sebagai pemain belakang seperti tertulis dalam daftar resmi tim. Hal ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2006 bagi Mascherano yang merupakan pemain Barcelona.

Meskipun Nicolas Otamendi dan Gabriel Mercado adalah pemain reguler tim nasional Argentina, Sampaoli ingin memperbarui lini belakang. Dia memberikan kesempatan pada Federico Fazio yang sudah pernah tampil 3 kali dan Nicolas Pareja yang pernah tampil 1 kali di tim nasional. Kedua pemain tersebut ikut bermain kembali di tim nasional sejak tahun 2014 dan 2011. Dia juga merekrut Javier Pinola yang sama sekali tidak berpengalaman dan menimbulkan kejutan dengan memasukkan Fabricio Bustos ke dalam tim nasional. Bustos adalah pemain bek kanan berusia 21 tahun yang aktif melakukan serangan di lapangan dan baru bermain sebanyak 25 pertandingan di divisi satu Argentina.

Pemain Gelandang

Sampaoli percaya bahwa lini tengah mendefinisikan gaya permainan sebuah tim dan itu berarti menempatkan pemain kreatif yang bisa menembus pertahanan lawan dengan umpan pertama mereka. Dasar pemikiran ini yang berada di balik keputusannya untuk mengubah posisi Mascherano di lapangan.

Ever Banega dan Lucas Biglia akan bermain melawan Brasil, meskipun Banega yang merupakan pemain Sevilla akan absen dalam pertandingan melawan Uruguay karena skorsing. Selain itu ada Guido Pizarro yang pernah bermain bagi tim pada tahun lalu serta Leandro Paredes yang belum teruji dan baru tampil pertama kalinya di pentas internasional saat melawan Singapura.

Javier Pastore kembali bermain bagi tim nasional setelah tampil terakhir kali di piala Copa America Centenario 2016 menyusul komentar yang dibuat oleh Sampaoli sebulan yang lalu: “Kami akan membutuhkan pemain yang bisa berpikir di saat kami memainkan ‘pertandingan yang histeria’ (kunjungan ke Montevideo).”

Angel Di Maria masih ditempatkan oleh Sampaoli di lini tengah sama seperti Lautaro Acosta yang memenangkan Piala Dunia U-20 di Kanada pada tahun 2007. Lautaro Acosta yang merupakan pemain sayap kiri di klub sepakbola Atlético Lanús mungkin akan ditempatkan di sisi kanan lapangan tengah.

Pemain Penyerang

Perhatian Sampaoli yang paling utama adalah memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh Lionel Messi. Hal ini mendorongnya untuk membuat keputusan besar lainnya dengan memasukkan Mauro Icardi untuk menggantikan Gonzalo Higuain.

Selama ini kesempatan yang diberikan pada Mauro Icardi yang merupakan kapten klub sepakbola Inter Milan adalah hanya tampil bermain tujuh menit melawan Uruguay pada tahun 2013. Icardi memiliki kesempatan untuk menjadi ujung tombak di formasi 3-4-2-1 setelah Argentina mengalami kekalahan di Centenario.

Higuain bahkan tidak masuk daftar pemain dengan banyaknya kritikan terhadap permainannya di tiga final pertandingan besar yang terakhir dimainkan oleh tim nasional Argentina.

Messi dan Paulo Dybala akan ditempatkan bersama dengan Icardi. Sergio Aguero yang merupakan pemain berpengalaman menunggu kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya yang mengesankan. Selain itu ada dua wajah baru lainnya, yaitu Joaquin Correa yang merupakan pemain gelandang klub sepakbola Sevilla, dan Dario Benedetto yang merupakan striker klub sepakbola Boca Juniors.

⚽️🇦🇷

A post shared by Mauro Icardi (@mauroicardi) on

Comments

Leave a reply