Jung Wooyoung Yakin Tim Nasional Korea Selatan Akan Lolos ke Babak Utama Piala Dunia 2018

Korea Selatan terancam tidak bisa lolos babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia. Tim nasional Korea Selatan yang memiliki julukan ‘Satria Taeguk’ mesti berhadapan dengan Uzbekistan untuk kualifikasi Grup A yang tersisa. Tim nasional Iran telah memenuhi kualifikasi Grup A untuk tampil di Piala Dunia 2018. Skor Korea Selatan hanya unggul 1 poin terhadap Uzbekistan, berarti ‘Satria Taeguk’ mesti bermain dengan hati-hati dalam dua pertandingan terakhir yang tersisa jika mereka ingin memastikan dapat tampil untuk kesepuluh kalinya dalam ajang Piala Dunia FIFA.

Serangkaian performa yang menurun termasuk kekalahan 1-0 melawan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), kekalahan 3-2 melawan Qatar pada pertandingan terakhir menyebabkan posisi Korea Selatan dalam bahaya. Hasil yang mengecewakan tersebut menyebabkan pelatih tim nasional Korea Selatan yang berasal dari Jerman,  Uli Stielike diberhentikan dari pekerjaannya. Ia digantikan oleh mantan pemain gelandang internasional Korea Selatan, Shin Taeyong. Ketangguhan Korea Selatan tampaknya melemah untuk pertama kalinya setelah berkali-kali mendominasi pertandingan kualifikasi di benua Asia untuk beberapa periode Piala Dunia yang sebelumnya.  Korea Selatan pernah mencetak rekor melewati babak kualifikasi dan maju ke babak utama Piala Dunia sebanyak delapan kali berturut-turut.

Pemain gelandang Korea Selatan, Jung Wooyoung tetap optimis meski kesulitan sedang menimpa tim mereka. “Kami melihat pertandingan kualifikasi menuju Piala Dunia sebagai pencapaian terpenting seperti pemain lain dari seluruh dunia,” kata pemain klub sepakbola Chongqing Lifan yang berusia 27 tahun tersebut kepada pialadunia-2018.com. “Ini adalah mimpi yang sudah kami miliki sejak kecil. Ini akan diputuskan segera dan kami tidak ingin mengakhirinya dengan penyesalan. Kami yakin bahwa kami bisa meraih tiket ke babak utama Piala Dunia 2018 di Rusia. “

Tugas yang dihadapi oleh mereka memang cukup sulit. Tim Korea Selatan yang dibimbing pelatih Shin Taeyong akan menghadapi Iran yang belum pernah kalah sejak awal babak kualifikasi dalam sebuah pertandingan yang harus mereka menangkan pada akhir bulan ini. Mereka lalu mesti melakukan perjalanan ke Tashkent lima hari kemudian untuk berhadapan dengan Uzbekistan dalam pertandingan yang menentukan apakah mereka dapat terus maju ke babak utama Piala Dunia atau gagal. “Saya mesti berbicara terus terang bahwa jadwal pertandingan menambah kesulitan kami karena harus melakukan perjalanan untuk memainkan pertandingan terakhir kami,” lanjut Jung yang telah tujuh kali tampil di babak kualifikasi dalam upaya mereka untuk lolos ke babak utama Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Tim nasional Korea Selatan telah mengembangkan reputasi yang kuat terhadap tim manapun di benua Asia. Kami selalu percaya bahwa tim kami adalah yang terbaik terlepas dari lawan yang kami hadapi. Kami bisa melewati cobaan ini selama tetap percaya diri. “

Jung yang lahir di Ulsan dan tamatan dari Universitas Kyung Hee di Korea Selatan lumayan populer di Jepang saat bermain bagi klub Kyoto Sanga, Jubilo Iwata, dan Vissel Kobe. Dirinya yang mampu bermain defensif sebagai bek tengah atau gelandang bertahan tampil mengesankan dengan tendangan umpan panjangnya yang akurat. Dia ikut membantu tim nasional Korea Selatan meraih perunggu Olimpiade tahun 2012 di London. Ketika Stielike mengambil alih jabatan sebagai pelatih tima nasional Korea Selatan, dia memanggil Jung untuk bergabung dalam tim nasional Korea Selatan pada tahun 2015.

“Saya dipanggil ke tim nasional Korea Selatan saat saya berada di Liga J,” kenangnya. “Saya pikir kebugaran dan kemampuan saya yang mungkin memberi kesan pada pelatih Stielike. Saya merasa beruntung dan sangat bersyukur karena menjadi pemain tim nasional. Saya melihat masih banyak hal yang mesti diperbaiki dan dikembangkan dalam permainan saya.”

Jung telah berpartisipasi mewakili Republik Korea dalam tujuh pertandingan kualifikasi yang semuanya dimenangkan oleh mereka. Ia yang biasanya ditempatkan bersama kapten tim nasional Korea Selatan, Ki Sungyueng di bagian tengah lapangan memikul beban tanggung jawab yang lumayan berat.

“Saya ditempatkan di antara pemain belakan dan pemain penyerang,” jelasnya. “Saya harus berlari dengan cepat dan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu rekan setim saya dalam melakukan pertahanan dan serangan. Ini adalah peran yang membutuhkan pengorbanan. Kerja sama tim adalah penting dalam permainan sepak bola, jadi saya siap dan senang ditempatkan dimana pun jika itu bagus untuk tim.”

Jung tidak ikut bermain dalam tiga pertandingan terakhir dimana mereka kalah dua kali. Pengalaman Jung akan sangat berharga dalam pertandingan yang menentukan dengan Iran dan Uzbekistan. “Adalah suatu kehormatan besar untuk bermain bagi negara kita sendiri, namun itu juga berarti suatu tanggung jawab. Saya tidak dapat memenuhi harapan dalam pertandingan yang sebelumnya, tapi saya siap untuk memberikan yang terbaik dalam pertandingan yang akan datang.”

Comments

Leave a reply