Piala Dunia 2018 – Bangga, Harry Kane Bergelang Kapten Inggris Dan Mencetak Gol Penentu

Babak kualifikasi Piala Dunia 2018 di laga Inggris kontra Skotlandia Sabtu lalu yang berakhir dengan skor 2-2 ternyata memberikan makna sangat khusus bagi pesepakbola Inggris, Harry Kane. Pemain penyerang Tottenham Hotspur tersebut berbagi rasa bangganya menjadi kapten bagi kesebelasan negaranya, Inggris. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Inggris memiliki ‘banyak pemimpin’ di jajaran tim sepak bola mereka saat sang manajer, Gareth Southgate mempertimbangkan siapa yang pantas mengenakan gelang lengan secara permanen.

Pesepakbola yang berusia 23 tahun tersebut, menjadi kapten di laga Hampden Park pada hari Sabtu lalu, merupakan kapten kelima dari tujuh pertandingan selama masa jabatan Southgate setelah kepemimpinan Wayne Rooney, Gary Cahill, Joe Hart dan Jordan Henderson.

Di laga melawan Skotlandia tersebut, Kane berhasil mendapatkan peluang membobolkan gawang lawan dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke- 93. Intervensi gol yang pas banget itu, terjadi beberapa saat setelah dua gol tendangan bebas oleh Leigh Griffiths yang sempat membawa Skotlandia hampir meraih kemenangan pertama selama 17 tahun. Gol tersebut berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan Inggris selama babak kualifikasi di puncak Grup F saat ini.

“Saya telah mengatakan sebelumnya bahwa saya akan senang menjadi kapten Inggris,” kata Kane, yang sebelumnya pernah menolak kesempatan untuk mewakili tim asuhan Southgate karena cedera. Gol di laga terakhir tersebut merupakan gol pertamanya bagi tim nasional Inggris selama 13 bulan terakhir ini.

“Jelas, saya tidak tahu bagaimana perasaan bapak pelatih. Dia memberi saya gelang kapten pada hari Sabtu, saya bertanding dan memberikannya yang terbaik. Saat Anda berada di lapangan, tidak banyak perubahan. Kami punya pemimpin di tim, dan hanya saja saya yang memakai gelang kapten.”

“Saya masih bermain dengan cara yang sama. Aku masih bicara, aku masih berteriak dengan cara yang sama. Itulah yang bagus dari tim ini. Orang melihat satu pemain sekarang untuk memimpin mereka, tapi kami memiliki banyak pemimpin dalam tim untuk mencoba dan mengubah permainan. Bagi saya sangat hebat bisa mencetak gol itu dan menjadi kapten, tapi siapa pun yang dipilih oleh sang bos untuk jangka panjang, ada banyak pemimpin lainnya di tim kami.”

“Sangat emosional rasanya diberi kesempatan tersebut. Sang manajer mengatakan kepada saya sebelum latihan pada hari Jumat. Dia bilang dia melihat saya sebagai salah satu pemimpin dalam tim, itu saja. Tidak ada yang permanen. Saya yakin dia akan membuat keputusan saat dia siap, tapi saya senang bisa memimpin tim. Ada banyak emosi, banyak perasaan bangga, dan keluarga saya sangat senang. Itu adalah sesuatu yang selalu saya impikan, seperti kebanyakan anak kecil. Jadi diberikan kesempatan oleh sang manager dan bagaimana pertandingan berlangsung hingga berhasil mencetak gol di menit terakhir adalah saat yang sangat membanggakan.”

“Kesempatan tersebut mungkin merupakan momen paling istimewa bagi saya pribadi dan sepanjang karir saya sejauh ini. Saya tidak ingin mengalami kekalahan pertamaku sebagai kapten timnas, saya pastikan itu – terutama melawan Skotlandia. Jadi berhasil mencetak gol itu … merupakan gol yang telah sekian lama saya cetak untuk Inggris. Itu adalah perasaan khusus bagiku.”

Tags:

Comments

Leave a reply