Setelah Lawan Bolivia, Pemain Brazil Gunakan Alat Bantu Pernafasan

Sangat tidak biasa dan menjadi tantangan yang cukup besar bagi Brazil ketika melawat ke Estadio Hernando Siles (La Paz).  Pemain Brazil bermain di ketinggian tertinggi di dunia sepakbola 3,637 meter di atas permukaan laut.

Pemain Brasil membutuhkan penyegaran oksigen setelah pertandingan mereka di ketinggian yang tinggi melawan Bolivia. Setelah berjuang imbang 0-0 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia, pemain Brasil kemudian merosot ke kursi di ruang pakaian dan mengambil oksigen dari tabung.

Dan pemain termahal di dunia Neymar jelas tidak senang bisa bermain dalam kondisi seperti itu. Dia mengunggah foto ke Instagram dari rekan satu timnya yang memakai O2, diberi judul: “Tidak manusiawi bermain dalam kondisi seperti, lapangan, ketinggian, bola .. semuanya buruk.

“Tapi kami senang dengan performa tim meski dengan kondisi seperti ini.”, lanjutnya.

Bolivia bermain di ketinggian hampir 4.000 m yang dengan jelas membawa dampak buruk pada Brasil. Berbicara setelah pertandingan, bos Brasil Tite menegaskan bahwa dia senang dengan penampilan timnya dan memuji tim medis mereka.

Dia berkata: “Bermain di sini sangat sulit, secara strategis saya sangat bahagia Kami tegak, ofensif Saya ingin menekankan performa hebat ini Senang untuk tampil dan kecewa dengan hasilnya.

“Saya harus memuji profesional kami untuk semua, logistik dan departemen medis yang memberikan semua dukungan untuk membuat orang tidak merasakan dampaknya.”

Walaupun tidak berhasil meraih poin sempurna, Brazil tetap kokoh berada di puncak klasemen sementara dengan jarak sepuluh poin dari Uruguay yang berada di peringkat kedua. Selanjutnya, Brazil akan berhadapan dengan Chili di Allianz Parque (São Paulo, São Paulo) pada hari Rabu, 11 Oktober 2017 nanti.

Comments

Leave a reply